cara menghitung tunjangan hari raya

Pengertian Tunjangan Hari Raya

Tunjangan Hari Raya merupakan bentuk tambahan penghasilan yang diberikan kepada karyawan sebagai bentuk apresiasi atas ketekunan dan kerja keras yang telah dilakukan selama setahun penuh. Tunjangan ini diberikan sebagai bentuk bantuan dalam merayakan Hari Raya, sehingga karyawan dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih baik dan merayakan momen berharga bersama keluarga.

Perhitungan Tunjangan Hari Raya

Perhitungan tunjangan hari raya didasarkan pada beberapa faktor, yaitu jumlah penghasilan bulanan karyawan, lama masa kerja, dan kebijakan perusahaan terkait besaran tunjangan yang diberikan. Berikut adalah cara menghitung tunjangan hari raya dengan tepat:

Menghitung Jumlah Penghasilan Bulanan Karyawan

Langkah pertama dalam menghitung tunjangan hari raya adalah mengetahui jumlah penghasilan bulanan karyawan. Penghasilan bulanan karyawan dapat mencakup gaji pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tambahan yang diberikan oleh perusahaan. Jumlah penghasilan bulanan ini akan menjadi dasar perhitungan tunjangan Hari Raya.

Contoh:

Jika gaji pokok karyawan adalah Rp5.000.000 dan tunjangan tetap sebesar Rp1.000.000, maka jumlah penghasilan bulanan adalah Rp6.000.000.

Menghitung Lama Masa Kerja

Langkah selanjutnya adalah menghitung lama masa kerja karyawan di perusahaan. Lama masa kerja ini biasanya dihitung berdasarkan tahun, sehingga karyawan yang telah bekerja selama satu tahun memiliki masa kerja 1 tahun, sedangkan karyawan yang telah bekerja selama dua tahun memiliki masa kerja 2 tahun.

Contoh:

Jika karyawan sudah bekerja selama 3 tahun, maka lama masa kerjanya adalah 3 tahun.

Menghitung Persentase Tunjangan Hari Raya

Setiap perusahaan memiliki kebijakan tersendiri terkait besaran tunjangan hari raya yang diberikan kepada karyawan. Persentase tunjangan ini dapat bervariasi antara 1% hingga 3% dari jumlah penghasilan bulanan karyawan. Untuk mengetahui persentase tunjangan hari raya yang berlaku dalam perusahaan, karyawan dapat menghubungi tim HRD atau langsung melihat ketentuan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Contoh:

Jika persentase tunjangan hari raya yang berlaku adalah 2%, maka persentase tunjangan yang akan digunakan dalam perhitungan adalah 0,02.

Menghitung Jumlah Tunjangan Hari Raya

Setelah mengetahui jumlah penghasilan bulanan dan persentase tunjangan hari raya yang berlaku, langkah selanjutnya adalah menghitung jumlah tunjangan yang akan diterima oleh karyawan.

Rumus perhitungan:

Jumlah Tunjangan Hari Raya = Jumlah Penghasilan Bulanan × Persentase Tunjangan Hari Raya

Contoh:

Jika jumlah penghasilan bulanan karyawan adalah Rp6.000.000 dan persentase tunjangan hari raya adalah 0,02, maka:

Jumlah Tunjangan Hari Raya = Rp6.000.000 × 0,02 = Rp120.000

Contoh Kasus Perhitungan Tunjangan Hari Raya

Untuk lebih memahami cara menghitung tunjangan hari raya, berikut adalah contoh kasus:

Kasus:

Seorang karyawan dengan penghasilan bulanan sebesar Rp7.000.000 akan menerima tunjangan hari raya. Karyawan tersebut telah bekerja selama 2 tahun dan perusahan memberikan tunjangan sebesar 1,5% dari jumlah penghasilannya.

Langkah-langkah Perhitungan:

1. Menghitung jumlah penghasilan bulanan:

Jumlah Penghasilan Bulanan = Rp7.000.000