tata cara shalat tarawih

Tata cara shalat tarawih merupakan salah satu ibadah yang dilakukan umat Muslim dalam bulan suci Ramadan. Shalat tarawih dilaksanakan setelah shalat Isya dan merupakan bagian penting dalam memperbanyak amal dan mendekatkan diri pada Allah. Dalam artikel ini, akan dijelaskan dengan lengkap tentang tata cara shalat tarawih yang harus dilakukan oleh umat Muslim.

Persiapan Sebelum Shalat Tarawih

Sebelum melaksanakan shalat tarawih, ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan agar ibadah ini dapat dilaksanakan dengan khusyuk dan penuh keikhlasan. Berikut adalah tata cara persiapan sebelum shalat tarawih:

Mempersiapkan Wudhu yang Sempurna

Sebelum beribadah, umat Muslim diwajibkan untuk melakukan wudhu. Wudhu yang sempurna meliputi mencuci wajah, tangan, lengan, mengusap kepala, mencuci telinga, mencuci kaki, dan membersihkan semua anggota tubuh dengan air yang suci. Setelah wudhu selesai, pastikan untuk memastikan kebersihan diri dengan baik.

Mengenakan Pakaian yang Sopan dan Bersih

Sebelum melaksanakan shalat tarawih, penting untuk mengenakan pakaian yang sopan dan bersih. Pakaian yang baik dan rapi akan membantu umat Muslim merasa lebih nyaman dan lebih fokus dalam beribadah. Mengenakan pakaian yang sopan juga menunjukkan rasa hormat kepada Allah dalam menjalankan ibadah shalat tarawih.

Mengingat Niat yang Luhur dalam Hati

Sebelum memulai shalat tarawih, penting untuk memperbaharui niat dalam hati. Niat yang luhur dan tulus akan membuat ibadah ini lebih bermakna dan penuh dengan keikhlasan. Ingatlah bahwa tujuan utama dari shalat tarawih adalah untuk mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan pahala yang berlimpah.

Mengisi Hati dengan Khusyuk dan Kesadaran

Sebelum melaksanakan shalat tarawih, isi hati dengan khusyuk dan kesadaran akan pentingnya ibadah ini. Buang semua pikiran yang tidak perlu dan fokuslah pada hubungan yang berlangsung antara diri sendiri dan Allah. Rasa khusyuk dan kesadaran akan membuat ibadah ini lebih bermakna dan mendalam.

Mengingatkan Diri tentang Keutamaan Shalat Tarawih

Sebelum shalat tarawih, penting untuk mengingatkan diri sendiri tentang keutamaan ibadah ini. Shalat tarawih merupakan salah satu kegiatan yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Dalam ibadah ini, umat Muslim diberikan kesempatan untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri pada Allah. Mempahami keutamaan tersebut akan menjadi motivasi selama melaksanakan shalat tarawih.

Tata Cara Melaksanakan Shalat Tarawih

Setelah melakukan persiapan yang baik, umat Muslim dapat melaksanakan shalat tarawih dengan tata cara yang benar. Shalat tarawih memiliki beberapa perbedaan dalam tata cara dibandingkan dengan shalat fardhu. Berikut adalah tata cara melaksanakan shalat tarawih:

1. Memulai Shalat Tarawih dengan Niat

Setelah berdiri di tempat shalat yang telah dipilih, mulailah shalat tarawih dengan niat dalam hati. Jangan lupa untuk mengingatkan diri sendiri tentang niat yang sudah diucapkan sebelum memulai ibadah ini. Niat yang luhur adalah kunci utama dalam menjalankan shalat tarawih.

2. Membaca Takbiratul Ihram

Setelah niat, mulailah shalat tarawih dengan membaca takbiratul ihram. Takbiratul ihram merupakan tanda dimulainya shalat, dan umat Muslim harus mengucapkan takbir “Allahu Akbar” ketika posisi tangan sudah bertemu dengan cuping telinga.

3. Membaca Surat Al-Fatihah dan Surat lainnya

Setelah takbiratul ihram, bacalah surat Al-Fatihah sebagai bacaan wajib dalam setiap rakaat shalat tarawih. Setelah itu, bacalah juga surat-surat pendek lainnya atau ayat-ayat Al-Qur’an yang dihafal. Pastikan untuk membaca surat dengan tartil dan jelas agar dapat memperoleh khusyuk dalam ibadah ini.

4. Melakukan Ruku’

Setelah selesai membaca surat, lakukanlah gerakan ruku’. Ruku’ dilakukan dengan meletakkan kedua tangan di atas lutut dan membungkuk hingga posisi punggung sejajar dengan rata-rata pinggang. Posisi ini harus dijaga dengan khusyuk selama beberapa saat sebelum melanjutkan ke gerakan selanjutnya.

5. Bangkit dari Ruku’ dan Berdiri Lurus

Setelah melakukan ruku’, bangkitlah dari posisi tersebut dan berdiri lurus kembali. Jaga posisi ini dengan baik dan kembali ke posisi yang sejajar dengan posisi semula. Berdiri lurus dengan penuh konsentrasi dan kesadaran akan ibadah yang sedang dilakukan.

6. Melakukan Sujud

Setelah berdiri lurus, lakukan gerakan sujud dengan meletakkan dahi, hidung, kedua tangan, lutut, dan ujung kaki di lantai. Posisi sujud ini harus dijaga dengan baik selama beberapa saat sebelum melanjutkan ke gerakan selanjutnya. Pada saat sujud, perbanyaklah doa dan bacaan-bacaan yang dianjurkan dalam shalat sujud.

7. Duduk Antara Dua Sujud

Setelah selesai sujud, duduklah sejenak di antara kedua sujud dengan posisi yang tetap khusyuk. Duduk ini merupakan waktu untuk bersantai sejenak sebelum melanjutkan ke sujud berikutnya. Pastikan untuk menjaga konsentrasi dan fokus saat berada dalam posisi ini.

8. Melakukan Sujud Kedua

Setelah duduk di antara dua sujud, lakukanlah gerakan sujud kembali dengan posisi dan gerakan yang sama seperti sujud pertama. Letakkan dahi, hidung, kedua tangan, lutut, dan ujung kaki di lantai dengan penuh konsentrasi. Pada saat sujud, disarankan untuk membaca doa sujud dan berdoa dengan khusyuk kepada Allah.

9. Membaca Salam dan Selesai

Setelah melaksanakan sujud kedua, lakukan gerakan akhir dengan membaca salam sebagai tanda bahwa shalat telah selesai. Bacalah salam dengan jelas dan tegas, lalu berpindah posisi ke arah kanan dan kiri untuk memberikan salam kepada malaikat yang duduk di samping kanan dan kiri. Setelah itu, shalat tarawih telah selesai.