Cara Memasang Kabel Lan

Bagaimana cara memasang kabel LAN? Hal yang perlu diketahui sebelum memasang kabel jaringan tentunya untuk mengetahui urutan kabel jaringan, dan sebelum mengetahui urutan kabel jaringan, kita perlu memahami kabel jaringan. Sebagian pembaca mungkin sudah mengetahui kabel LAN, ya, kabel yang digunakan untuk menghubungkan komputer, router, switch, access point, dan perangkat lain dalam jaringan jaringan area lokal (LAN).

Kabel yang umum digunakan adalah kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) dengan konektor RJ 45. Kabel UTP digunakan karena lebih murah dibandingkan kabel STP (shielded twisted pair).

Jaringan LAN biasanya digunakan di dalam ruangan (indoor), sehingga kabel UTP dapat digunakan. Dan kabel STP untuk penggunaan di luar ruangan. Kabel UTP tidak memiliki pelindung yang sama dengan STP, tetapi keduanya dipilin dengan 4 kabel kecil berwarna di dalamnya.

Kabel UTP standar biasanya terdiri dari kabel kecil dengan banyak warna. Fungsi dari masing-masing kabel menurut warnanya adalah :
Oranye: untuk transfer data
Oranye dan putih: transmisi data
Hijau: transfer data
Hijau dan putih: transmisi data
Biru: Transmisi Suara Digital (Audio melalui Ethernet)
Transmisi suara digital biru-putih (Audio over Ethernet)
Coklat: konduktor daya DC (Power over Ethernet)
Coklat-putih: Konduktor daya DC (Power over Ethernet)
Jadi sebenarnya jika digunakan untuk transmisi data, warna kabel yang digunakan adalah: orange, orange-white, green dan green-white.

Saat ini, sebagian besar kabel UTP dijual sebagai Kategori 5 (CAT 5) dan Kategori 5e (CAT5e).

Konektor RJ-45 (Registered Jack 45) digunakan sebagai standar, memiliki 8 pin, sehingga tergantung pada jumlah kabel UTP. RJ-45 adalah standar untuk koneksi telepon yang dibuat oleh Kode Pesanan Layanan Universal (USOC) Sistem Bell pada tahun 1970-an. Mengapa harus menggunakan kabel UTP, mengapa harus menggunakan RJ-45, karena semuanya distandarisasi agar sama. Semua perangkat di komputer, laptop, router dan perangkat jaringan lainnya, port ethernet telah distandarisasi sebagai konektor RJ-45, jadi jika kita tidak menggunakan RJ-45 untuk menghubungkan kabel LAN, tentu tidak cocok dengan perangkat.

Urutan kabel jaringan
Sebelum kita mulai memasang kabel jaringan, jika kita merakit sendiri dengan membeli kabel jaringan UTP dan konektornya, maka kita perlu mengetahui urutan kabel jaringan tersebut. Sebenarnya ada dua urutan kabel LAN, straight-through dan crossover. Sebagian besar dari apa yang saya temui sejauh ini lurus. Kabel LAN straight dan cross-routed memiliki fungsi yang berbeda. Susunan linier digunakan untuk menghubungkan perangkat yang berbeda, misalnya: komputer dengan router, komputer dengan sakelar. Crossover digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sama, misalnya: komputer dengan komputer langsung.

UTP harus mengikuti standar T568A atau T568B. Pemasangan urutan warna kabel mengikuti dua aturan standardisasi internasional, yaitu aturan IEA/TIA 568A dan TIA/IEA 568B. Untuk memfasilitasi memori standar internasional ini, kami mengacu pada standar IEA/TIA 568A sebagai STANDAR A, dan standar TIA/IEA 568B sebagai STANDAR B. Aturan pengurutan adalah sebagai berikut.

Urutan Warna Kabel Lurus
Mari kita mulai dengan kabel straight dulu, karena itulah yang biasa saya gunakan ketika berhadapan dengan jaringan komputer sederhana di kantor. Meskipun biasanya saya melakukan ini, setiap kali saya memasang kabel LAN saya lupa urutan warnanya, atau jika saya ingat sedikit, saya masih tidak yakin sampai saya google. Saya tidak perlu googling setiap kali saya menginstalnya, jadi saya menulisnya di blog saya sendiri. Lurus secara harafiah berarti lurus atau lurus yang artinya pada kabel UTP urutan warna kabelnya lurus dari ujung kabel 1 sampai ujung kabel 2 yang urutan warnanya sama. Di bawah ini adalah urutan warna garis bujursangkar.

Urutan Warna Kabel Crossover
Dilihat dari urutan atau susunan kabel straight dan kabel crossover tentunya berbeda, sehingga yang menjadi pertanyaan, bagaimana susunan yang berbeda tersebut memiliki fungsi yang berbeda?

Cara Memasang Kabel LAN
Apakah Anda sudah memahami penjelasan tentang urutan line LAN di atas? Mari kita lanjutkan ke cara menginstalnya. Untuk menghubungkan ke konektor RJ45, kita membutuhkan alat yang disebut crimp plier. Ada yang tahu seperti apa tang crimping itu? Di bawah ini adalah beberapa tang crimping yang umum digunakan.

Cara pemasangannya sangat sederhana, daripada melepas kabel kecil berwarna satu per satu, potong kabel UTP dengan tang crimping (setiap tang crimping memiliki fungsi pemotong kawat), lalu ikuti langkah-langkah di bawah ini:

Lepaskan jaket kabel yang menyatukan beberapa kabel kecil berwarna. Beberapa jenis tang crimping akan secara otomatis mengupas jaket kabel saat memotong kabel dan mengukur jarak pengupasan hingga ujung kabel.
Susun atau aturlah kabel sesuai urutan yang akan kita gunakan (lurus atau silang)
Sekali lagi pastikan kabel dalam urutan yang benar
Colokkan ke konektor RJ-45, pastikan kabel input terpasang dengan benar pada jalur konektor.
Masukkan kepala konektor RJ-45 ke tang crimping
Tekan rahang crimping sampai kabel tembaga terkerut sepenuhnya pada konektor RJ-45, beberapa di antaranya akan “klik”.
Lepaskan kepala konektor dari tang crimping

Lakukan hal yang sama untuk ujung kabel yang lain, kita juga bisa mengetes hasil crimp kita dengan tester kabel LAN sebelum semuanya selesai sebelum kita menggunakannya, agar jika ada error kita bisa menangkapnya lebih awal, daripada merasakannya saat menggunakannya Bingung tentang kabel yang salah atau crimping yang buruk dapat menyebabkan LAN tidak berfungsi dengan baik.