close
14DYLANHOME2-master675

Jakarta – Calon gubernur DKI Jakarta nomer dua, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, mengaku tidak merasa terancam meski salah satu anggota “Keluarga Cendana”, Titiek Soeharto, telah memutuskan mendukung pesaing Ahok, pasangan cagub-cawagub Anies Baswedan-Sandiaga Uno.

Ahok menilai, dalam politik, dukung mendukung semacam itu merupakan hal biasa.

“Dalam politik, saya enggak pikir ancam mengancam, biasa saja kok. Ya wajar kok bekas anak presiden, normal saja dalam negara berkembang. Dunia ketiga, biasa saja (soal memberikan dukungan),” ujar Ahok di Jalan Talang, Jakarta Pusat, seperti dikutip Tribunnews.com, Jumat 17 Maret 2017

Ahok mengaku tak pernah berpikir untuk mendapatkan dukungan dari salah seorang anggota “Keluarga Cendana”.

Menurut dia, saat ini kemenangan pada Pilkada DKI Jakarta 2017 bukan didasarkan pada dukungan satu orang saja.

“Saya enggak pernah berpikir kayak begitu (minta dukungan). Kami hargai Pak Harto (Soeharto) dengan segala prestasinya, tapi kita juga sudah reformasi dan tidak bisa kembali ke zaman dulu,” ujar Ahok.

“Zaman sudah berubah, sekarang pilih langsung kok, dulu enggak. Dulu kan MPR. Suasana juga berbeda,” ujar Ahok.

Sebelumnya, Ahok juga mengaku tidak mengharapkan dukungan dari keluarga mantan Presiden Soeharto atau yang akrab disebut Keluarga Cendana.

“Nggak (berharap),” kata Ahok kepada wartawan.

Ahok mengakui bertemu dengan Probosutejo yang tengah sakit di kediamannya Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, beberapa hari lalu.

“Ya aku lihat beliau kurang sehat maka saya mampir,” katanya.

Namun Ahok membantah bahwa pertemuannya dengan Probosutejo, lantaran tak mau kalah dengan Titiek Soeharto yang mendukung pasangan Anies-Sandi.

“Nggak lah, orang kenal lama masa imbangi. Kalau imbangi ketemu yang lain dong. Nggak lah, orang 87 tahun,” kata Ahok.

Tags : ahok dapat dukungan dari probosutedjokeluarga cendana berpolitik
'