close
Tulisan

Cerita Pedagang Gorengan Dan Gado-Gado Saat Dikunjungi Djarot

djarot

Willi (48) pedagang gorengan di Jalan Mawar, Kembangan, Jakarta Barat terlihat kaget saat calon Wakil Gubernur DKI Jakarta petahana Djarot Saiful Hidayat mendatangi warungnya, Rabu (11/1/2017). Djarot yang tengah blusukan mengecek lokasi langganan banjir di wilayah itu, tiba-tiba berhenti di warung terbuka milik Willi yang berukuran 2×1.

“Wah ada pisang goreng nih. Ayo sini istirahat dulu makan pisang goreng di sini,” ajak Djarot ke warga yang ikut mendampinginya blusukan.

Willi yang sedang menggoreng bahan dagangannya kemudian diajak berbincang-bincang oleh Djarot. Djarot yang sudah menghabiskan dua pisang goreng bertanya, berapa modal yang dikeluarkan untuk berjualan gorengan.

“Dua ratus ribu Pak sehari. Untungnya gak tentu, kalau lagi laku bisa tiga sampai lima ratus ribu sehari,” jawab Willi.

Sambil bercanda Willi kemudian bertanya ke Djarot. “Bapak mau nambahin modal nih?” tanya Willi.

Dengan santai Djarot menjawab jika Willi memiliki rekening maka untuk urusan modal bisa dibantu program pembinaan UMKM dari Pemprov DKI.

Willi mengaku senang dan bersyukur karena tempatnya dikunjungi Djarot.

“Alhamdulillah dikunjungi Wagub. Mudah-mudahan dengan dikunjungi Wagub dagangan saya makin laris,” kata Willi.

Senada dengan Willi, Romlah (56) pedagang gado-gado yang warungnya juga dikunjungi Djarot mengaku senang dengan kehadiran Djarot. Perempuan yang lebih dikenal dengan panggilan Mpok Iyom ini menceritakan isi perbincangannya dengan mantan Walikota Blitar ini.

“Tadi Pak Djarot nanya gimana dagang di sini. Saya bilang ya lumayan Pak bisa buat makan sehari-hari,” cerita Romlah.

Pedagang yang sudah berjualan selama lebih dari sepuluh tahun ini sempat mengajak Djarot untuk makan di tempatnya.

“Katanya, nanti ya bu kapan-kapan, mau meninjau lokasi banjir dulu, kata Romlah meniru ucapan Djarot.

Romlah mendukung apabila Ahok-Djarot terpilih lagi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.

“Pak Ahok-Djarot Kerja udah bagus. Saya dukung,” ujar Romlah.

Djarot mengatakan dirinya sengaja mendatangi warung-warung kecil saat blusukan selain mengecek lokasi banjir.

“Kalo ini bisa kita bina dan dibantu bisa jadi potensi ekonomi yang bagus,” kata Djarot.

Djarot menambahkan jangan sampai terjebak pedagang kecil itu hanya PKL.

“Jangan lupa UMKM itu eksis di lokasi dekat pemukimannya masing-masing. Itu yang dulu saya kembangkan di Blitar,” jelas Djarot.

Tags : Blusukan DjarotDjarotUKM
'