close
HeadlineTulisan

Surat Terbuka Untuk Aa Gym: Koruptorlah Penista Agama, Bukan Ahok!

aa-gym

Bismillahirrahmanirrahim,

Aa Gym yang saya hormati, ijinkan saya menulis untuk Aa.. seorang penggemar yang sudah lama mengagumi dakwah Aa yang begitu lembut, syahdu & karismatik

Akhir-akhir ini saya perhatikan Aa sibuk ngurusin dugaan penistaan agama Ahok.. Bahkan seolah-olah Aa sudah seperti “frontman” (jubir) untuk urusan ini..

Saya baca tulisan Aa membandingkan Ahok dengan Firaun, sehebat apapun membangun mesir, Allah hancurkan karena MENISTAKAN agama Allah

Aa membandingkan Ahok dengan raja Namrud, secanggih apapun membangun Messopotamia, Allah hancurkan karena MENISTAKAN – Nya

Aa juga membandingkan dengan bangsa Saba’ yang terkenal bebas korupsi, semakmur apapun bangsa Saba’, Allah hancurkan karena MENISTAKAN agama-Nya

Semua yang Aa sampaikan adalah kebenaran sejarah, tiada secuil pun yang saya ingin bantah.. hanya saja saya tergelitik untuk bertanya pada Aa..

disumpah dibawah Al-Quran lalu korupsi.. menurut Aa, MENISTAKAN Al-Quran tidak ?

Menurut saya, itulah sebenar-benarnya PENISTAAN Al-Quran yang paling KEJI. yakni ketika seorang pejabat bersumpah atas nama Nya, lalu menyelewengkan jabatan menipu rakyat

Mohon jangan salah memahami tulisan saya ya Aa.. Saya menulis ini (Wallahi) BUKAN dalam rangka membela Ahok..

Saya hanya menyayangkan kenapa para Ulama sekaliber Aa, ormas Islam, bahkan MUI tidak pernah melihat ini masuk ke ranah PENISTAAN agama..

Karena Firaun-Firaun di Republik ini BUKAN monopoli pejabat non muslim. Namrud-Namrud di negeri ini juga BUKAN monopoli pejabat non muslim.

Tanpa bermaksud menggurui Aa.. ingat kata R.A. Kartini, “Agama memang menjauhkan kita dari dosa. tapi berapa banyak dosa yang dilakukan atas nama agama?”

Jangan sampai “penistaan agama” DISTIGMAKAN hanya untuk pejabat non muslim, sementara di lain pihak pejabat muslim seperti mereka seolah dapat “kartu bebas” menistakan Al-Quran

Karena saya yakin.. saya, Aa, dan kita semua, ingin yang terbaik untuk bangsa, yakni Indonesia yang makmur bebas korupsi.

Saya yakin sekali bila Ulama pro aktif mengejar dugaan penistaan agama terhadap pejabat Muslim yang korupsi, pasti akan menimbulkan EFEK JERA.

Sekian tulisan saya ke Aa. Mohon maaf bila ada kata yang tak berkenan. Wassalamualaikum Wr.Wb. Sampurasun

Permadi Arya

#IndonesiaBersatuTolakDiadu

Tags : Aa GymKoruptor Penista Agama
  • fuad

    Mengutip kata seorang “sia sia menasehati orang yang terlalu cinta dan terlalu benci”

    Walau saya tak setuju, karena nasehat bukan diberikan agar objek nasehat berubah, hanya semata mata tanggung jawab penasehat agar tidak menyembunyikan kebenaran

    Nasehat saya:
    Berbicara soal penistaan agama tentu jangan hanya bersumber dengan opini pribadi bahkan memakai false dilemma falacy, atau membandingkan yang jelek dengan yang jelek
    Karena yang jelek (penistaan agama) tidak akan pernah menjadi bagus hanya karena dibandingkan dengan yang jelek (korupsi)

    Apalagi membandingkan kejahatan korupsi dengan penistaan agama seperti membandingkan jeruk dengan apel, alias tidak pada tempatnya

    Kejahatan korupsi menimbulkan korban dari semua pihak, apapun agamanya, sedangkan penistaan agama, ada pihak pihak tertentu yang diserang, korupsi tidak terkait langsung dengan HAM soal kebebasan beragama, sedangkan penistaan agama mengancam kebebasan itu,
    Korupsi tidak pernah mendiskriminasi suatu keyakinan, sedangkan penistaan adalah upaya diskriminasi

    Untuk itu, korupsi walau sudah didakwahkan keharamannya oleh ulama, termasuk aa gym, kejahatan ini sudah ditegakkan dengan sendirinya oleh KPK, aparat penegak hukum, bahkan katanya presiden

    Sedangkan penistaan agama, jikalau tidak ada umat atau ulama yang berjuang meminta keadilan, tentu tidak akan diproses hukum oleh aparat, faktanya diawal laporan penistaan agama oleh ahok justru ditolak mentah mentah oleh kepolisian

    Berbicara soal korupsi, kita lupa kasus kasus terkait ahok baik reklamasi dan sumber waras masih dalam proses di aparat penegak hukum,
    Bahkan kebijakan diskresi ahok selama ini, justru tidak disetujui KPK,

    Khusus tentang kinerja ahok, tidak ada bedanya dengan kinerja yang tebang pilih, sangat tegas sama lawan politiknya, bahkan cenderung memakai omongan kasar tidak peduli walaupun itu sama orang tua (seperti kasus ibu ibu yang dituduh korupsi dibalaikota, warga bukit duri, dan mantan kepsek bu retno yang dipecat sepihak)
    Tapi nyatanya diam seribu bahasa bahkan pura pura tidak tau seperti kasus issue teman ahok yang terima dana dari pengembang, dan loncat sana sini ke partai yang dulu dia cela

    • Ahmad Ramadhan

      Ini dia, Jawabannya bagus. Padahal sudah jelas jelas kok. Tapi malah membandingkannya dengan yang lain :v

  • Den Kz

    ahh jangan lagi yg menistakan agama yg merasa tidak pernah menistakan agama tp menghianati istri dgn keenakan kawin lagi aja dihancurkan Allah juga. bener gak?

  • Nico Widjaja

    Sadar diri saja. Taat beragama kalo tidak sadar diri juga percuma.

'